Kami Ahlinya Urusan Material Bangunan

Meski dikerubungi oleh banyak kompetitor dan pemain sejenis, Bangun Indah Graha tetap berdiri kokoh dengan mengandalkan standar produk-produk berkualitas serta memberikan pelayanan dengan hati kepada konsumen.

Ide awal dari Bangun Indah Graha adalah bermula dari permasalahan basic needs konsumen terhadap bahan bangunan berkualitas yang digunakan untuk membangun properti. Pengalaman Bangun Indah Graha di dunia bahan bangunan selama puluhan tahun membuatnya paham betul seluk-beluk urusan material yang bagus dan cocok untuk konsumen Indonesia.

Hal lain yang menjadi kekuatan dan sejak awal sudah diprioritaskan oleh Bangun Indah Graha dalam membesarkan adalah komitmen berbentuk pelayanan prima.

 

Bangun Indah Graha merupakan toko bahan bangunan berkonsep supermarket yang lengkap, nyaman, dan murah. hal tersebut dilakukan demi memenuhi kebutuhan pelanggan. Ia melanjutkan, saat ini agar mempermudah pengenalan, produk bahan bangunan di sana dikelompokkan seperti: pelapis lantai (flooring) dan dinding, cat dan peralatan pengecatan (paints & sundries), sanitas dan pemipaan air bersih/kotor (sanitary & plumbing), kelistrikan (electrical)

 

Bangun Indah Graha memiliki komitmen kepada konsumen untuk memberikan produk berkualitas tinggi yang dibagi dalam tiga kategori: good, better, dan best. Kemudian, juga memberikan pelayanan prima di gerai maupun purnajualnya.

 

Ada pula kelengkapan bangunan dan perekat (builders hardware & fastener), dan peralatan dan perlengkapan kerja pertukangan (tools), kelompok peralatan dan perlengkapan rumah tangga (housewares), peralatan dan kelengkapan dapur (kitchen centre) serta perangkat hobi, perlengkapan otomotif, kelengkapan dan peralatan berkembun dan taman (automotive, lawn & garden dan hobbies).

 

Untuk urusan produk, Bangun Indah Graha bisa dikatakan yang terlengkap karena menyediakan apa yang dibutuhkan oleh konsumen. Bahkan yang menjadi sangat penting juga dalam memenuhi kebutuhan tersebut, di sana pengunjung dapat berhemat ketika berbelanja.

984 views