USBN SD Baru Pertama Diberlakukan, Nih Info Seputar Soal-soalnya

Tahun ini, SD tetap pada tiga mata pelajaran (mapel) yang diujikan, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA dengan pilihan ganda dan esai.

Pusat mendapatkan 25 persen bagian untuk membuat soal sisanya guru. Sedangkan, untuk pelajaran lain yang biasa ada di Ujian Sekolah akan disusun seratus persen oleh sekolah.

“Tahun ini seluruh mapel akan diujikan dengan komposisi 90 persen pilihan ganda dan 10 persen pilihan esai,” terang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy di Jakarta, belum lama ini.

Sedangkan jenjang SMP, SMA, dan SMK 75-80 persen naskah soal akan disiapkan oleh guru pada satuan pendidikan, dan dikonsolidasikan dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

Sisanya akan disiapkan oleh pusat sebagai soal jangkar (anchor).

“2018, dalam penyusunan soal USBN kita libatkan guru dari berbagai sekolah. penyusunan soal akan direviu dan disusun paket soal bersama oleh Kelompok Kerja Guru atau KKG/MGMP, dan standar dan kisi-kisi ditetapkan BSNP,” kata Muhadjir.

Untuk jenjang SMP, SMA, SMK sederajat seluruh mata pelajaran akan diujikan dalam bentuk USBN tidak ada lagi pelaksanaan ujian sekolah.

“Jadi hanya ada USBN dan Ujian Nasional (UN),” pungkasnya.


(rgm/JPC)