Ilustrasi perumahan

Tak perlu khawatir, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencari rumah murah, salah satunya adalah membeli rumah tangan kedua atau bekas sehingga harga rumah menjadi sedikit lebih murah.

Rini salah satunya, seorang wiraswasta yang sejak dulu mencari rumah murah lewat pelelangan rumah bekas. “Dulu Kami harus menelusuri daftar rumah lelang di buku untuk mengeceknya langsung harus ke kantor cabang Bank BTN,” kata Rini, Jakarta, Rabu (16/5).

Selain itu Andreas N. Widjaja pemilik dari PT Anugerah Jaya Realty juga menerapkan hal nyang sama. Lalu bagaimana cara melakukannya.

Andreas melakukannya dengan mengakses situs www.rumahmurahbtn.com. Menurutnya Kini lewat situs dan aplikasi rumah murah Bank BTN, tidak hanya investor,  pembeli  yang berminat menggunakan rumah tersebut bisa juga mengikuti lelang untuk meraih rumah impian mereka.

“Untuk pembelian rumah lelang tersebut mekanismenya sama dengan pembelian rumah baru pada umumnya, sertifikat dipegang oleh Bank dan diberikan saat pelunasan,” kata Andreas.

Bedanya, calon pembeli mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui situs Dirjen Kekayaan Negara (DJKN). Setelah itu menyetor uang jaminan sebesar kurang lebih 30% dari harga limit yang telah ditetapkan.

Lalu apabika dinyatakan menang oleh pihak Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), maka pembeli akan melakukan pelunasan sisa pembayaran kemudian diterbitkan risalah lelang dari KPKNL.

“Risalah lelang ini nantinya menjadi dasar bagi pemenang lelang untuk pengambilan sertifikat di Bank BTN juga untuk balik nama di BPN ( Badan Pertanahan Nasional) setempat,” tukas Andreas.


(ipy/JPC)