MALANG KOTA – Kali ketiga kantor Jawa Pos Radar Malang kedatangan calon wali kota Malang. Senin siang (12/2), giliran Sutiaji yang bertandang ke media terbesar di Malang Raya itu. Ia datang bersama Sofyan Edi, pasangannya dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018. Turut hadir rombongan dari Demokrat dan Golkar yang mengusung Sutiaji – Sofyan Edi.

Kepada awak media Jawa Pos Radar Malang, Sutiaji menjelaskan alasannya maju menjadi calon wali kota Malang semata-mata karena niatan ibadah. Ia berharap Jawa Pos Radar Malang dapat menjadi media yang dapat memberi pencerahan kepada masyarakat. Terutama di massa politik seperti ini.

“Memilih (kepala daerah) merupakan siklus 5 tahunan. Jangan sampai salah pilih. Harus benar-benar cermat. Pilihlah pemimpin yang punya kompetensi, integritas, dan moral,” imbau Sutiaji.

Ada kejadian unik saat Sutiaji bertandang. Meski sedang berdiskusi, dengan cermat ia mengamati hiasan dinding di aula rapat Jawa Pos Radar Malang. Dimana terpampang galeri foto para tokoh maupun artis yang pernah berkunjung ke kantor di Jalan Kawi 11B itu.

Tak segan Sutiaji mengutip tulisan ‘Malang Kota Button Up’ yang terpampang di dinding tersebut. “Benar Malang ini kota Button Up. Meski tanpa wali kota dan wakil wali kota, tetap bisa jalan. Orangnya inspiratif dan senang perdamaian,” sebutnya sambil menuding tulisan di dinding.

Tingkah Sutiaji ini membuat seisi ruangan terhenyak karena tidak menyangka Sutiaji akan berkomentar soal tulisan di dinding. Ia pun buru-buru menjawabnya. “Maklum saya mantan wartawan. Jadi jeli,” ucapnya lantas membuat seisi ruangan tertawa.

Pewarta: Lizya Oktavia
Penyunting: Lizya Oktavia
Foto: Rubianto