MALANG KOTA – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Lowokwaru, Kota Malang, ini berhasil menggulung sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Dalam satu bulan (April 2017), tiga pelaku yang tergabung jaringan sindikat curanmor berhasil diringkus.

Mereka adalah Munir Adinata alias Monyeng, 23, warga Kecamatan Blimbing; Sukaji, 36, warga Sidoarjo; dan Khoirul Amin, 30, warga Purwosari, Pasuruan. Diduga, Monyeng dan Sukaji berperan sebagai penadah, sedangkan Amin menjadi eksekutor di lapangan.

Kanitreskrim Polsek Lowokwaru AKP M. Roichan menyatakan, terungkapnya sindikat curanmor itu berawal dari penangkapan Monyeng di rumahnya, 16 April lalu. Personelnya sudah lama mengincar Monyeng karena terlibat kasus curanmor dengan korban Wahyu Widodo, 32, warga Kota Malang.

Dari hasil penangkapan Monyeng, polisi tidak menemukan barang bukti (BB) motor hasil curiannya. ”Tapi, kami menemukan barang bukti lain berupa sabu-sabu di saku celananya,” ujar Roichan, kemarin (9/5).

Dari hasil pemeriksaan kepada Monyeng, polisi kemudian menyeret Sukaji. Saat ditangkap di rumahnya, polisi menemukan BB berupa sepeda motor CB 150 R bernopol AG 4999 EU. ”Diduga itu hasil pencurian di kos-kosan mahasiswa,” imbuhnya.

Roichan mengembangkannya sehingga bisa meringkus Amin. Selain penadah, Amin ditengarai menjadi dalang aksi curanmor di Kota Malang. Kini, ketiganya mendekam di rumah tahanan (rutan) Polsek Lowokwaru.

Pewarta: Fajrus Siddiq
Editor : Mahmudan