Salam Ditertawakan Politikus Partai Gerindra

“Kalau jadi cawapres mungkin belum, siapa tadi namanya? Sam siapa tadi,” ujar Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria saat dihubungi, Sabtu (28/4).

Kata Ahmad Riza Patria, sebaiknya pengusaha yang juga politikus Partai Islam Damai Aman (Idaman) itu sebaikya mulai saat ini menunjukan prestasi-prestasi dulu daripada tiba-tiba ingin menjadi capres. “Jadi kalau yang bersangkutan menunjukkan prestasinya mungkin bisa dilirik oleh partai-partai lain,” katanya.

Namun demikian, Partai Gerindra mengapresiasi langkah pria berdarah Turki itu untuk menjadi capres. Sebab Sam memiliki kepedulian untuk menjadikan Indonesia lebih baik dari sebelumnya.

“Punya kedulian yang sama ingin berkontribusi, ingin ?membangun Indonesia lebih baik ke depan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Sam Aliano telah menyatakan niat menjadi capres di Pilpres 2019 mendatang. Janjinya ketika nanti menjadi kepala pemerintahan adalah memberangkatkan umrah seluruh rakyat Indonesia dan membayarkan utang-utang negara.

?Dia merupakan pengusaha berkebangsaan Indonesia keturunan Turki. Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia (APMI) itu memulai karirnya sebagai pengusaha sejak 1998.

Dalam menjalani bisnisnya, pria kelahiran 19 Juli 1974 itu sering melakukan kerja sama perdagangan dengan sejumlah ekspatriat asing di Indonesia dan luar negeri.

Diketahui jenis bisnis yang digeluti Sam dikelola dalam sebuah grup Samco yang bergerak di usaha manufaktur. Grup bisnis itu juga memiliki konsentrasi pada ekspor-impor, properti, pertanian, perikanan, dan pertambangan. Pada 2009, semua saham di perusahaan itu diambil alih penuh oleh Sam Aliano.

Tak puas jadi pengusaha, pada akhir 2017 Sam pun bergabung ke Partai Islam Damai Aman (Idaman). Lewat partai yang dimotori oleh Rhoma Irama dirinya menjadi bendahara umum.

Selain itu Sam juga menjabat ?sebagai Bendahara Umum Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) yang merupakan ormas bentukan senator DKI Jakarta Fahira Idris.


(gwn/JPC)