MALANG KOTA – Maraknya aksi kejahatan dengan modus memecah kaca mobil, menjadi perhatian serius Polres Malang Kota. Hingga kini, polisi masih memburu pelaku. Diduga, pelaku memecah kaca mobil dengan tumbukan serbuk busi.

Sebagaimana diberitakan, dalam tiga hari, dua mobil dibobol. Peristiwa pertama terjadi, Selasa (11/4). Mobil milik Ahmad Habibu Kurniawan, 28, warga Rungkut, Surabaya dipecah kacanya, kemudian uang Rp 160 juta digondol pelaku.

Peristiwa kedua, terjadi pada Kamis (13/4). Kaca mobil milik Chilmi Muttaqien, 41, warga Tumpang, Kabupaten Malang, dipecah. Lalu, uangnya Rp 228 juta yang tersimpan di kursi mobil bagian depan, digondol pelaku. Peristiwa ini terjadi di Jalan Kawi.

Ada dugaan, pelaku pecah kaca menggunakan tumbukan serbuk busi ketika beraksi. Sehingga, kaca mobil langsung rontok. Selain itu, tidak menimbulkan bunyi. Cara ini dianggap paling praktis serta aman.

Kapolres Malang Kota AKBP Hoiruddin Hasibuan tidak menampik adanya penggunaan serbuk busi untuk memecah kaca. Sebab, di banyak tempat, modus yang digunakan memang menggunakan serbuk busi. ”Sepertinya begitu (menggunakan serbuk busi),” ujar dia, kemarin (14/4).

Agar tidak ada lagi yang menjadi korban kejahatan pecah kaca, Hoiruddin mengimbau agar masyarakat waspada, dengan tidak meninggalkan benda berharga maupun uang di dalam mobil.

Bagi masyarakat yang mengambil uang di bank dalam jumlah besar, disarankan agar meminta bantuan pengawalan polisi. Dalam hal itu, tanpa dipungut biaya. ”Untuk menghindari aksi pencurian maupun perampokan,” imbuhnya. (zuk/c4/dan)