Berbagai hasil topeng Malangan tetap dilakukan setiap hari, termasuk saat bulan puasa nanti.

PAKISAJI – Pertunjukan topeng Malangan di Padepokan Panji Asmoro Bangun Pakisaji hari ini (15/4) bakal menjadi jadwal terakhir pementasan sebelum masuk bulan suci Ramadan. Seperti kebiasaan sebelum-sebelumnya, selama bulan puasa pementasan bakal ditiadakan.

”Tapi, kalau produksi (topeng Malangan) masih terus berjalan,” ujar Bayu Pratama, salah satu perajin topeng di Padepokan Asmoro Bangun.

Selain meladeni pesanan dari luar kota, padepokan yang dipimpin Handoyo tersebut juga meladeni pesanan topeng Malangan dari luar negeri. Sepak terjang itu didapatkan berkat kerja sama yang dibangun dengan beberapa biro travel.

”Kadang ada yang datang ke sini sendiri, ada juga yang hanya pesan lewat telepon, semua tetap kami layani,” tambah Bayu.

Beberapa bahan baku dipergunakan perajin untuk menghasilkan topeng Malangan. Seperti dari kayu nangka, kayu sengon, dan kayu dadap. Kayu sengon menjadi bahan baku yang paling sering digunakan. Sebab, untuk mendapatkannya cenderung lebih mudah.

Pewarta: Farik Fajarwati
Penyunting: Bayu Mulya
Copy editor: Dwi Lindawati
Foto: Bayu Eka