2. Radang Usus Buntu
Radang usus buntu menyebabkan rasa sakit mendadak yang dimulai di sebelah kanan bawah perut. Namun pada kebanyakan orang, rasa sakitnya mulai terasa di sekitar pusar dan bergerak ke perut sebelah kiri. Seiring memburuknya peradangan, nyeri usus buntu biasanya meningkat dan akhirnya semakin parah. Pengobatan standar dari kondisi ini adalah operasi pengangkatan usus buntu.

3. Divertikulitis
Divertikula adalah kantung kecil membuncit yang dapat terbentuk di lapisan sistem pencernaan. Kantung ini paling sering ditemukan di bagian bawah usus besar. Divertikula adalah kondisi umum terutama setelah usia 40-an, dan jarang menimbulkan masalah. Namun, terkadang divertikula bisa meradang dan terinfeksi, hingga bahkan pecah. Peradangan ini disebut divertikulitis. Divertikulitis dapat menyebabkan sakit perut parah yang konstan dan bertahan selama beberapa hari.

4. Irritable Bowel Syndrome (IBS)
Irritable bowel syndrome (IBS) adalah gangguan sistem pencernaan yang menyerang usus besar, ditandai dengan kram perut, perasaan kembung, serta buang gas. IBS juga dapat menyebabkan masalah pergerakan usus, mulai dari sembelit hingga diare.

5. Infeksi Kandung Kemih (cystitis)
Cystitis adalah istilah yang menggambarkan peradangan kandung kemih. Pada umumnya, peradangan disebabkan oleh infeksi bakteri, dan termasuk dalam infeksi saluran kencing. Infeksi kandung kemih dapat terasa menyakitkan dan mengganggu, dan dapat menjadi masalah kesehatan serius jika peradangan menyebar ke ginjal. Cystitis dapat menyebabkan sakit perut sebelah kiri bawah, sensasi terbakar saat buang air kecil atau dorongan buang air kecil berulang, serta ketidaknyamanan panggul.

6. Penyakit Ginjal
Batu ginjal biasanya disebabkan oleh terlalu tingginya kadar kalsium atau asam urat dalam tubuh. Dehidrasi juga bisa menjadi penyebab batu ginjal. Gejala umum dari kondisi ini adalah sakit perut sebelah kiri bawah, demam, mual, nyeri di pangkal paha, dan muntah.

7. Hernia
Hernia adalah pembengkakan jaringan lunak, biasanya usus, yang mencuat menembus bagian yang lemah atau robek di bagian bawah dinding perut di lipatan paha (hernia inguinalis) atau menusuk diafragma (hernia hiatal). Tonjolan yang dihasilkan dapat menyebabkan sakit perut sebelah kiri, terutama ketika batuk, membungkuk, atau mengangkat benda berat. Kadang, pada pria rasa sakit dan bengkaknya menyebar hingga ke sekitar testis ketika tonjolan usus makin turun ke dalam buah zakar.

8. Kista Indung Rahim
Kista indung rahim adalah pertumbuhan tumor jinak berisi cairan yang bertumbuh di dalam atau permukaan indung rahim. Perempuan memiliki satu pasang indung rahim, masing-masing berukuran sebesar kacang almond yang terletak di setiap sisi rahim. Banyak perempuan memiliki kista indung rahim pada beberapa titik selama hidup mereka. Kebanyakan kista ovarium tidak berbahaya. Mayoritas kista ovarium menghilang tanpa pengobatan dalam beberapa bulan.

9. Kanker perut
Masalah usus selain divertikulitis juga dapat menyebabkan sakit perut sebelah kiri bawah dan nyeri punggung, misalnya kanker usus dan pankreas.
Gejala kanker termasuk perubahan kebiasaan buang air besar (sembelit meningkat), perubahan konsistensi feses, perut kembung dan/atau feses berdarah, penurunan berat badan, nafsu makan memburuk. Gejala akan bertahan selama beberapa bulan. Kanker akan menyeban sakit perut sebelah kiri menjalar ke bagian atas ketika sel-sel kanker mulai mempengaruhi organ lainnya.

10. Angina
Angina adalah istilah yang digunakan untuk nyeri dada yang disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke otot jantung. Angina adalah gejala dari penyakit arteri koroner. Angina biasanya digambarkan sebagai meremas, tekanan, berat, sesak atau sakit di dada. Perempuan akan lebih sering menunjukkan gejala seperti mual, sesak napas, sakit perut sebelah kiri, atau kelelahan ekstrem, dengan atau tanpa nyeri dada dan lainnya.

11. Gastritis
Gastritis menggambarkan sekelompok kondisi dengan satu kesamaan peradangan lapisan lambung. Gastritis paling sering diakibatkan oleh infeksi dengan bakteri yang sama dengan penyebab maag paling umum. Cedera, biasa menggunakan obat penghilang rasa sakit tertentu, dan minum terlalu banyak alkohol juga dapat berkontribusi untuk gastritis. Gejalanya termasuk sakit perut sebelah kiri atas yang terasa menggerogoti atau terbakar (yang mungkin membaik setelah makan), mual dan muntah, serta perasaan perut atas penuh setelah makan.

12. Kehamilan Ektopik
Sakit perut sebelah kiri bawah yang mendadak dapat menjadi akibat dari kehamilan ektopik. Kehamilan ektopik terjadi ketika embrio tertanam di luar rahim, biasanya di dalam tabung rahim alias tuba falopi. Kehamilan ini tergolong kehamilan tak layak yang berisiko tinggi, dan menyebabkan gejala nyeri di sisi di mana kehamilan terjadi. 


(ika/JPC)

Source link