SELALU ADA INOVASI: Dua karyawan Atria Hotel Malang siap melayani tamu dengan menu-menu andalan.

MALANG KOTA – Atria Hotel Malang tidak henti-hentinya berinovasi. Tiga bulan ke depan sampai akhir tahun, Atria siap menggelar program ekstrem.

Ada tiga program ekstrem yang siap digeber. Salah satunya chef battle atau perang koki untuk hotel-hotel di bawah manajemen Parador Hotel & Resort, Desember mendatang. Puluhan koki andalan masing-masing hotel di bawah manajemen Parador Hotel & Resort bakal unjuk kebolehan mengkreasi sebuah kuliner.

Sebelum itu, Oktober nanti, di Atria Hotel Malang akan digelar cooking class kids. Kemudian dilanjutkan November dengan Kids Master Chef. Program ekstrem ini bisa jadi satu-satunya program yang pertama digelar hotel di Kota Malang.

Executive Chef Atria Malang Gatot Tri Cahyo yakin banyak yang antusias menyambut ide program ekstrem yang akan segera digelar itu. Ia menyebutkan, nantinya banyak tamu VIP yang dihadirkan.

Di sisi lain, Gatot juga memamerkan berbagai program baru Atria Hotel. Di antaranya, setiap Sabtu dan Minggu, Atria menghadirkan konsep kids corner dengan berbagai jajanan lucu untuk mengakomodasi tamu yang membawa anak-anak. Jajanan lucu yang disediakan seperti roti manis dan cokelat counting. ”Karena mayoritas tamu membawa anaknya, program yang sudah berlangsung dua bulan itu bisa membawa pengaruh hingga 12 persen. Tak heran jika anak-anak ajak orang tuanya menginap di Atria Hotel,” ujar chef yang juga menjadi anggota Indonesian Chef Association itu.

Selain itu, Chef Gatot membuka buffet festival yang bernama “Pasar Numplek Lagi”. Buffet festival ini dibuka Rabu dan Sabtu malam pukul 6 sore hingga 10 malam. Harga yang diberikan adalah Rp 59.000 net/ person all-you-can-eat dengan pilihan makanan yang beranekaragam.

Sejatinya, Pasar Numplek Lagi ini kembali dihadirkan untuk mengenalkan kembali potensi makanan khas daerah. ”Dengan alunan musik tradisional, semakin nikmat menikmati makanan tradisional seperti soto Ambengan, sate Madura, ayam bakar bumbu rujak, bebek penyet, mi ayam, terang bulan, STMJ, dan angsle,” imbuhnya.

Sementara, kemarin (13/9) Atria Hotel Malang kedatangan tamu dari manajemen Parador Hotel & Resort, yaitu Corporate Assistant Marketing Communications Manager Tiffany. Sejatinya, kedatangan Tiffany hanya untuk sekadar bersilaturahmi dan sharing tentang berbagai hotel dan resort di bawah naungan Parador Hotel & Resort. ”Sekarang ini kami lebih concern untuk membangun hotel bintang satu dan dua, khususnya di kota-kota wisata, karena bujet menjadi salah satu alasan utama memilih tempat singgah,” jelas Tiffany saat gathering di Atria Hotel, kemarin (13/9).  (bin/yn)