MALANG KOTA – Peni Suparto MAP, mantan Wali Kota Malang periode 2003-2013 mengajak seluruh civitas untuk berdiskusi seru terkait pentingnya mandiri dalam bekerja dan merdeka dalam berkarya.
Hal itu ia sampaikan dalam seminar regional 2018 di Ruang Hidrolika Kampus I Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Sabtu (24/3).

Kemandirian bekerja artinya tidak bergantung. Menurut Peni, untuk bisa merdeka. Setiap lapisan masyarakat harus berubah. Siap menghadapi perubahan dan perkembangan teknologi. Sehingga, setiap karya bisa dihargai dan bermanfaat demi kesejahteraan.
“Dalam menghadapi dunia, kita kurangi ketergantungan seperti yag kita gunakan banyak made in Cina, made in luar. Justru manfaatkan potensi alam di sekitar dan kerjakan dengan semangat kemandirian bukan perbudakan,” ujarnya.



Di sisi lain, ia sempat prihatin rengan generasi zaman now yang justru dinilai tidak memiliki jiwa nasionalis. “Saat ini nasionalisme menurun. Hubungan emosional antar generasi luntur karena globalisasi,” imbuhnya.
Hal tersebut menjadi contoh dan koreksi bagi pemerintah sebagai penengah untuk menguatkan komitmen demi bangsa.

Sementara itu, seminar yang berlangsung santai ini dihadiri oleh sekitar 100 lebih peserta secara umum. Di antaranya siswa SMA/SMK dan mahasiswa. Selain Peni, acara tahunan ini juga dihadiri oleh Drs. Subkhan, Kepala Dinas Perindustrian Kota Malang dan Martalinda Basuki, Owner Coklat Klasik

Pewarta: Feni Yusnia
Penyunting: Kholid Amrullah
Fotografer: Feni Yusnia