Perbaikan jalan rusak di Kota Batu.

KOTA BATU – Tahun ini, kondisi jalan di Kota Batu akan berangsur mulus. Jalan yang rusak berat akan segera diperbaiki. Itu setelah dokumen lelang perbaikan jalan sudah mulai disiapkan. Sekitar Rp 20 miliar anggaran yang disiapkan pada tahun ini. Nilai tersebut diperkirakan untuk menyelesaikan perbaikan jalan rusak sepanjang 30 kilometer. Sementara perbaikan jalan dengan kerusakan sedang dan ringan sudah ada di posting anggaran tersendiri, dan hingga kini terus dilakukan perbaikan.

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Batu Alfi Nurhidayat menyampaikan, sekarang ini pihaknya sudah menyiapkan keperluan administrasi sebelum lelang.

”Kami siapkan. Kami susun sesuai e-budgeting. Jadi, memang agak lama. Kami ingin semuanya fix dan tidak banyak revisi,” terangya.

Dia menjelaskan, lelang proyek jalan tahun ini yang anggarannya Rp 20 miliar itu bersumber dari dana alokasi khusus (DAK), dana alokasi umum (DAU), dan DBHCHT (dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau).

”Alokasi anggaran tersebut untuk sekitar 30 kilometer jalan,” jelas Alfi.

Mengenai titik mana yang akan diperbaiki, Alfi mengatakan masih terus dilakukan penyesuaian dengan data terkini. Harapannya, proyek ini lebih tepat sasaran karena melihat kondisi terkini.

Untuk tahun ini, lanjut Alfi, prioritas perbaikan jalan memang untuk jalan yang rusak berat.

”Kalau perbaikan ringan dan sedang, hampir setiap hari kami lakukan. Setiap kali ada laporan, kami langsung turun,” terang pria yang juga dosen Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini.

Nah, jalan yang rusak berat ini, kata dia, akan diperbaiki secara total dan permanen. ”Yang perbaikan dari lelang nanti itu teknisnya adalah overlay. Jadi, jalan itu ditutup aspal secara total. Ada juga nanti ditambah pelebaran, dan juga tambahan box culvert,” kata Alfi.

Dengan metode ini, menurutnya, jalan akan lebih awet. Teknik ini berbeda dengan jalan yang rusak ringan atau sedang. Jalan-jalan yang mengalami kerusakan seperti ini hanya ditambal di bagian yang rusak.

”Pada periode pertama Bu Dewanti (Rumpoko, Wali Kota Batu, Red) ini kami targetkan semua jalan rusak di Batu tertangani,” kata dia.

Dia menegaskan, semuanya di sini adalah semua jalan yang mengalami kerusakan, baik rusak berat, sedang, maupun rusak ringan.

”Pada tahun kedua atau ketiga nanti kami ingin buat jalan tambahan yang bisa mengurai kemacetan. Jadi, akan ada jalan baru yang akan kami buat,” terang dia.

Pembuatan jalan alternatif baru ini, menurutnya, memang penting. Sebab, dari tahun ke tahun Kota Batu semakin ramai. Tahun ini, beberapa jalan pun sudah di-planning.

Seperti jalan tembus menuju wisata paralayang di Kelurahan Songgokerto, juga beberapa jalan di Desa Torongrejo yang direncanakan sebagai salah satu alternatif.

Pewarta: Aris Dwi
Penyunting: Achmad Yani
Copy Editor: Arief Rohman
Foto: Darmono