MALANG KOTA – Pedestrian Jembatan Embong Brantas Kota Malang bakal dipermak oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam waktu dekat. Itu karena setiap hari pedestrian tersebut selalu diramaikan pengunjung yang ingin melihat Kampung Warna-warni Jodipan dan Kampung Tridi (3D).

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Malang Erik Setyo Santoso menyatakan, pagar pembatas Jembatan Embong Brantas bakal diperbaiki agar lebih bagus. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp 150 juta. Itu berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P) 2017. ”Kami ingin membuat jembatan itu lebih aman. Dahulu pernah ada pot jatuh dari atas jembatan ke rumah warga,” kata Erik.

Menurut dia, dibangunnya pagar baru itu nantinya bisa menciptakan rasa nyaman dan aman bagi pengguna jalan dan pengguna jembatan supaya tidak jatuh. Apalagi, jembatan tersebut sering digunakan untuk berswafoto dengan latar belakang Kampung Warna-warni Jodipan. ”Prinsipnya untuk pengamanan. Namun, kami juga memberi sentuhan estetika dari desain jembatan,” kata dia.

Untuk diketahui, Kampung Warna-warni Jodipan dan Tridi Ksatrian, serta Jembatan Kaca yang menghubungkan dua kampung tematik itu merupakan daya tarik wisatawan. Pedestrian Jembatan Embong Brantas pun jadi ramai karena digunakan sebagai lokasi swafoto.

Erik menambahkan, pembangunan pagar itu akan dimulai bulan ini, dan diperkirakan rampung akhir tahun 2017. ”Nanti akan selesai akhir tahun, sehingga bisa mempercantik pedestrian Jembatan Embong Brantas,” pungkasnya.

Pewarta: Aris Syaiful
Penyunting: Kholid Amrullah
Copy Editor: Arief Rohman
Foto: Bayu Eka