Ilustrasi jual beli rumah bekas pakai juga memberikan keuntungan

Namun begitu banyak yang menganggap rumah bekas bukan pilihan terbaik, sebab dianggap horor dan banyak ‘penunggunya’. Akan tetapi bagi Rini Indriyanti, seorang wiraswasta tidak beranggap demikian.

“Kalau orang bilang, itu mirip rumah hantu karena kondisinya yang sudah sangat rusak, temboknya berlubang, daun pintu yang hancur atau atapnya sudah hilang dan tidak lama berpenghuni,” katanya, Jakarta, Rabu (16/5).

Rini merubah mindset rumah yang dianggap horor menjadi sesuatu barang dengan nilai jual yang menjanjikan. “Saya pernah membeli rumah bekas dan saya jual lagi dan berhasil meraup untung sebesar harga 1 rumah baru,” kata Rini.

Kala itu rini mendapatkan rumah tersebut dari sebuah situs yakni www.rumahmurahbtn.com. kemudian merenovasinya dengan sedemikian rupa. Di dalam situs tersebut rumah bekas di lelang, yang dilelang memang dibanderol dengan harga miring dan kalau beruntung bisa mendapatkannya tanpa persaingan ketat saat dilelang.

“Tak jarang, tanpa proses renovasi, Rumah bekas tersebut laris dijual kembali. Rumah tersebut diminati karena lokasi dan fasilitas umum atau sosial yang tersedia,” tukas Rini.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Andreas N. Widjaja pemilik dari PT Anugerah Jaya Realty yang bergerak dibidang manajemen properti dan pengembangan juga mengandalkan rumah bekas untuk dipermak dan dijual kembali.

Dia membeli rumah bekas lalu kemudian di jual kembali. Menurutnya hal itu lebih menguntungkan dibandingkan dengan membeli tanah kosong.

“Membangun rumah dari nol jauh lebih mahal dan berbelit karena proses perizinan yang panjang dan lama, berbeda dengan rumah bekas yang sebagian izin sudah ada,” kata Andreas.

Mencari rumah bekas tidaklah selalu gampang. Karena harus mengunjungi balai lelang ataupun data rumah lelang yang didaftarkan Bank, termasuk Bank BTN.

“Setiap kantor cabang Bank BTN biasanya memiliki daftar rumah yang kreditnya macet. Rumah bekas dalam daftar tersebut Jumlahnya beragam, kondisinya juga bervariasi dan lokasinya tersebar di berbagai daerah di Indonesia,” ungkap Rini.

Selain itu informasi perihal rumah bekas atau yang dilelang harus lah akurat dan sesuai dengan kondisi terbaru. Jika tidak akan mengalami hal-hal yang tidak diinginkan oleh calon pembeli. “Keterbaruan informasi dan akses untuk mengikuti lelang sangat kami butuhkan yang kini bisa kami nikmati dengan aplikasi atau portal rumahmurahbankbtn,“ kata Rini.

Menurut Rini dengan mengakses portal tersebut memudahkan para investor rumah bekas. Karen client menghubungi contact person terkait rumah bekas tersebut, dan bisa langsung menuju alamat rumah yang mereka minati dan melihat langsung harga yang ditawarkan.

(ipy/Yogi)


(ipy/JPC)