Menristekdikti Berikan Tindakan Tegas Bagi Sekolah Nakal

Dia menekankan tahun ini tidak ada penyampaian data yang manipulatif. “Besok sudah mulai pendaftaran. Dari sekolah harus menyampaikan data riil, jangan sampai menyampaikan data yang manipulasi,” ujar Nasir di Jakarta, Jumat (12/1).

SNMPTN memang mengharuskan sekolah mengisi data siswa di pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS). Setelah itu baru bisa melakukan proses penyeleksian melalui nilai rapor dan juga portofolio akademik.



“Jangan sampai pengisian data seperti tahun 2016, data yang digunakan tidak sesuai dengan mata pelajaran yang diambil,” tegas Nasir.

Mantan Pembantu Rektor II Undip itu menyebut tahun ini tidak ada perubahan yang signifikan terutama dalam penyajian seleksi ujian. “Untuk UTBC (Ujian Tulis Berbasis Cetak, red) dan Ujian Tulis Berbasis (UTBK) ini bukan inovasi baru,” kata Nasir.

Ketua Panitia SNMPTN Ravik Karsidi menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan pihak swasta agar dapat menginformasikan SNMPTN dan SBMPTN 2018 hingga daerah 3T.


(rgm/JPC)