Pasokan BBM

“Karena itu, kami akan meningkatkan pasokan BBM untuk wilayah di Sumbagsel,” ujar General Manager PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) 2 Sumbagsel, Erwin Hiswanto saat memberikan keterangan pers menyambut Ramadan dan Idul Fitri, Rabu (16/5).

Dijelaskannya, pasokan BBM ini akan disesuaikan dengan konsumsi masyarakat. Untuk konsumsi Premium pada hari normal yakni sebanyak 2.724 kilo liter per hari, sedangkan memasuki bulan suci Ramadan dan lebaran konsumsi diprediksi meningkat hingga 15 persen atau sekitar 3.133 kilo liter per hari.

Kemudian, untuk konsumsi Pertalite pada hari biasa yakni hanya 3.763 kilo liter per hari, sedangkan memasuki bulan suci Ramadan dan lebaran diprediksi meningkat menjadi 4.461 kilo liter per hari.

Sedangkan untuk peningkatan konsumsi Pertamax yakni mencapai 1.118 kilo liter per hari dari semula 881 kilo liter per hari atau peningkatan konsumsinya mencapai 35 persen. “Jadi yang paling tinggi peningkatan konsumsinya itu Pertamax dan Pertalite,” terangnya.

Selain meningkatkan pasokan, lanjut Erwin, pihaknya juga menyediakan mobil tangki khusus yang standby di SPBU. Tujuannya agar menyuplai BBM ke SPBU lainnya yang terdekat jika terjadi kekurangan pasokan. Mengingat, kondisi di wilayah Sumbagsel yakni perbukitan, longsor dan juga macet.

Sejauh ini, stok BBM di Sumbagsel masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.Bahkan berdasarkan data per 9 Mei 2018. Stok premium mencapai 30.112 kilo liter. Untuk stok Pertalite mencapai 8.962 kilo liter. Sedangkan untuk stok Pertamax mencapai 24.090 kilo liter.

“Stok ini cukup dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tutupnya.


(lim/JPC)