MALANG KOTA – Hujan lebat disertai angin kencang kemarin siang (9/1) membawa korban. Dua mobil yang diparkir di sekitar kantor Satpas (Satuan Penyelenggara Administrasi) SIM Polres Malang Kota, Jalan Dr Cipto, ini ditimpa pohon tumbang.
Dua mobil tersebut, yaitu Daihatsu Gran Max L 1386 CR milik Purwanto, warga setempat, dan Honda Freed B 2818 WY milik Slamet Mulyono. Saksi mata Ambon, 44, menyatakan, hujan deras di kawasan tersebut dibarengi dengan angin kencang. ”Kerugian memang ndak seberapa, tapi itu bak atas mobilnya penyok,” terangnya.
Meski sejumlah ranting berguguran, saat itu tidak ada yang berani melakukan evakuasi. Itu karena hujan masih lebat dan angin kencang juga. Kedua mobil tersebut dievakuasi setelah hujan reda. ”Untung hanya mobilnya yang parkir,” terangnya.
Sementara di depan gerbang Universitas Gajayana Malang, pohon besar juga tumbang kemarin siang. Pohon besar tersebut jatuh dan menghalangi jalan. Dari data yang dihimpun, tidak ada dampak kemacetan karena warga setempat langsung memberikan tanda dilakukan perbaikan jalan di dua arah akses masuk jalan tersebut.
”Pohonnya tumbang langsung menghalang di tengah jalan,” kata Hirzi Muharriki, 25, saksi mata. Saat itu dia sedang berteduh di sekitar lokasi. Dia menyatakan, saat itu memang ada sejumlah kendaraan yang melintas. Beruntung, pohon tumbang tidak pada posisi adanya pengendara yang melintas.
Sebelumnya, pada Jumat (5/1), tiga mobil milik dokter RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) Malang juga ditimpa pohon hingga rusak parah di Jalan Diponegoro. Mobil nahas itu di antaranya, Toyota Avanza dengan nopol N 51 OS milik dr Purnomo, warga Probolinggo; Honda Brio bernopol N 1132 NN milik dr Falda; dan Honda Jazz bernopol N 1904 milik dr Arik. (jaf/c2/abm)

Pewarta : Fajrus Shiddiq
Penyunting : Abdul Munthalib
Copy Editor : Dwi Lindawati
Foto : Darmono