Jalan Kyai Tamin Kota Malang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Kusnadi mengatakan bahwa E-Parking belum dibutuhkan di Kota Malang. Kusnadi menjelaskan apabila E-Parking diterapkan dapat berpengaruh kepada 2 juta juru parkir di Kota Malang.

“Kalau ada e-parking, tukang parkir kita di kemanakan? Lebih dari dua ribu pekerja yang berprofesi sebagai tukang parkir,” jelasnya.

Solusi sistem E-Parking dapat menjadi solusi yang baik, namun Kusnadi menilai belum ada kajian yang mendalam mengenai penerapan E-Parking.

“Kita lihat perkembangannya, kalau langsung dibuatkan e-parking, saya tidak setuju. Mungkin kalau memang sudah sangat mendesak baru boleh,” tambahnya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji menanggapi bahwa hal tersebut perlu dikaji khususnya mengenai pengelolaannya. Seperti diketahui sistem E-Parking yang sudah diterapkan ada di beberapa kota besar seperti Kota Bandung dan DKI Jakarta.

Pewarta : Rizky Widdie