Satu unit alat berat melindas ribuan botol miras di halaman Polres Malang Kota, Jalan JA Suprapto, kemarin (12/5).

MALANG KOTA – Sebanyak 4.231 botol minuman keras (miras) dimusnahkan di halaman kantor Polres Malang Kota (Makota), Jalan JA Suprapto, kemarin (12/5). Pemusnahan itu dilakukan dalam rangka menyambut Ramadan.

Kapolres Malang Kota (Makota) AKBP Asfuri menyatakan, ribuan botol miras yang dimusnahkan tersebut hasil Operasi Tumpas Semeru 2018 dan Cipta Kondisi. Operasi itu digelar rutin setiap tahun jelang Ramadan.

Selain mengamankan ribuan botol miras, operasi yang digelar selama hampir satu bulan itu mengamankan 179 tersangka. Semua tersangka dikenakan pasal tindak pidana ringan (tipiring).

”Ribuan botol miras ini hasil operasi yang kami lakukan dari unsur satreskoba serta polsek jajaran,” ujar Asfuri di sela-sela pemusnahan botol miras.

Asfuri merinci, dari 4.231 botol miras tersebut, 3.304 botol di antaranya hasil tangkapan Satuan Resor Narkoba (Satreskoba) Polres Makota. Sedangkan sisanya 927 botol miras hasil tangkapan polsek jajaran.

”Ini dalam rangka menjaga Kamtibmas dan menciptakan situasi yang kondusif sehingga operasi ini akan terus kami gelar,” kata perwira polisi dengan dua melati di pundaknya itu.

Menurut Asfuri, miras adalah sumber penyakit. Untuk itu, dia terus berusaha meminimalisasi peredarannya. Selain itu, miras juga menjadi indikator awal terjadinya tindak kejahatan. Mengapa demikian? Dia menjelaskan, jika seseorang kehilangan kesadaran maka berpotensi akan melakukan tindakan ngawur.

”Semua pelaku kejahatan awalnya dari miras, kemudian berlanjut melakukan kejahatan. Untuk itu mari kita bersama-sama memberantasnya,” ucapnya.

Apalagi adanya kejadian di Jawa Barat dan Jakarta yang sempat menjadi heboh karena adanya miras oplosan yang merenggut nyawa puluhan orang. Jadi, Asfuri memberi perhatian lebih terhadap peredaran miras.

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Hikmah Yusuf Abdurahman menambahkan, pihaknya mendukung penuh upaya pemberantasan miras yang dilakukan aparat kepolisian.

Yusuf juga berharap gencarnya pemberantasan yang dilakukan polisi ini dibarengi dengan kesadaran masyarakat.

”Ini kan sudah mau Ramadan. Saya harap masyarakat, khususnya penjual dan peminum miras berhenti (mengonsumsi, Red),” kata Yusuf di sela-sela menyaksikan pemusnahan ribuan botol miras. ”Mari kita hormati mereka yang berpuasa,” katanya.

Pewarta: Rino Hayyu
Penyunting: Mahmudan
Copy Editor: Dwi Lindawati
Foto: Falahi Mubarok