Tol dari Karanglo, Singosari, hingga Sumber Wuni, Kecamatan Lawang, beroperasi meski apa adanya. Ada banyak yang perlu diperhatikan bagi pengendara yang hendak melintasi jalan tol ini. Apa saja itu?

Salah satunya yang perlu diperhatikan ketika melintasi jalan tol ini adalah bahan bakar minyak (BBM)-nya. Lantaran, karena sifat tol ini masih fungsional, maka belum ada stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang berdiri di sepanjang tol yang panjangnya 8–12,5 meter tersebut.

Sebenarnya, Pertamina menyiapkan kios di sejumlah tol fungsional. Totalnya ada sekitar 25 kios di Jawa Timur. Hanya, khusus di Malang, kios tersebut tidak ada. ”Kalau di Malang, kami siapkan motor yang mobile untuk mengantar BBM kemasan dan eceran,” kata Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Ibnu Chouldum awal pekan lalu.

Sepeda motor yang membawa bensin ini nantinya akan mengantar bahan bakar jika terjadi kemacetan. Sebab, jangkauannya sangat terbatas, diharapkan pengguna jalan tol Karanglo–Sumber Wuni sudah menyiapkan BBM ketika hendak melintas di jalan tol ini.

Diberitakan sebelumnya, pada momen mudik Lebaran ini, tol Malang–Pandaan (Mapan) akan beroperasi separo. Yakni, dari Pandaan menuju Malang. Sementara ini exit tol terakhirnya di simpang tiga Karanglo. Sementara pengendara dari Malang menuju Pandaan belum bisa melintasi tol Mapan.

Dari Pandaan, tol beroperasi hingga daerah Sukorejo (Kabupaten Pasuruan). Setelah itu, pengendara melintasi jalan biasanya, lalu masuk tol lagi di daerah Sumber Wuni, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Setelah masuk tol, baru keluar lagi di pertigaan Karanglo. Panjang tol Sumber Wuni–Karanglo sekitar 8–12,5 kilometer.

Sedangkan untuk di jalan dari Sumber Wuni ke utara, yakni ke daerah Pasuruan masih belum difungsikan. Selain ada jembatan yang belum terhubung, ada tebing yang belum terbongkar. Tebing ini tingginya sekitar 20 meter. Tebing itu berada di dekat pabrik Pocari Sweat dan Molindo di Sumber Waras, Lawang.

Sementara itu, untuk jalan tol Karanglo-Sumber Wuni, rencananya hari ini (8/6) semua pengerjaan di daerah tersebut sudah tuntas. Dengan demikian, sebenarnya mulai hari ini sudah bisa digunakan. ”Kami memang akan siapkan H-7 Lebaran, tapi untuk beroperasinya masih menunggu dari Polda Jatim,” kata Dirut PT Jasa Marga Pandaan–Malang Agus Purnomo.

Dia menambahkan, pihaknya perlu menunggu Polda Jatim karena sifatnya tol ini adalah fungsional. Maka, harus ada personel, di antaranya dari polisi yang mengatur di pintu masuk dan keluar. ”Meski Jumat (hari ini, Red) sudah siap, tapi kami tidak bisa tiba-tiba membuka sendiri, harus ada koordinasi dengan polisi dan dishub,” pungkasnya.

Pewarta: Irham Thoriq
Editor: Dwi Lindawati
Fotografer: Darmono