Hal itu ditegaskan Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso. Pihaknya sudah meminta masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menerapkan sistem piket selama libur Lebaran. Selain membantu keamanan Balai Kota Among Tani, petugas yang piket juga memonitor semua mobil dinas yang diparkir di halaman kantor terpadu tersebut.

”Ya harus ada yang piket. Lha mobil dinasnya juga ditaruh di sini (Balai Kota Among Tani, Red) semua,” ujar wakil wali kota Batu dua periode ini. Dia menyatakan, semua mobdin tak ada yang dibawa mudik pejabat. Sehingga, area Balai Kota Among Tani butuh perhatian ekstra.

Dia menambahkan, teknisnya diserahkan kepada masing-masing OPD. Sehingga, jumlah personel yang piket tiap hari diserahkan ke masing-masing OPD. ”Teknisnya OPD yang tahu SDM yang bisa dilibatkan untuk piket,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Batu Maulidiono menyampaikan, pihaknya sudah menyiapkan empat personel untuk piket. Hal ini berjalan mulai 11–20 Juni mendatang. ”Mulai pagi sampai sore ada 4 personel yang jaga di tempat kami,” ungkap pria yang pernah menjadi guru ini.

Pewarta : Imam Nasrodin
penyunting : Ahmad Yani
Copy Editor : Arief Rohman
Foto : Rubianto