Lagu berjudul Madu Tiga yang dipopulerkan Ahmad Dhani itu sepertinya cocok disematkan kepada Markucel, 45, warga Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Meski sudah mempunyai istri SMK (semok, montok, dan kulitnya mulus), tapi Markucel masih saja tergoda kemolekan perempuan lain. Padahal, rumah tangganya bersama Markonah, 35, warga Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, itu sudah dikaruniai tiga anak yang lucu-lucu.

Sejak remaja, Markucel memang tergolong pencinta perempuan. Tapi, tidak pernah bertahan lama saat dia menjalin hubungan dengan seorang perempuan. Hanya Markonah, kekasih yang mampu bertahan beberapa tahun, hingga akhirnya mereka menikah. Maklum, selain cantik, Markonah juga jago bergoyang.

Mulanya, pernikahan Markonah berjalan harmonis. Markucel selalu menuruti permintaan Markonah. Namun, sejak bertemu dengan Srintil, 30, warga Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, pada Juni 2011, perhatian Markucel mulai berkurang. Demikian juga uang belanja ikut berkurang.

Itu karena perhatian dan jatah uang belanja diberikan kepada Srintil, 25. Di sela-sela bekerja sebagai pengemudi angkutan perkotaan (angkot), Markucel selalu menyempatkan waktu bertemu Srintil untuk bercumbu. Setelah satu tahun berjalan, diam-diam mereka menikah.
Perubahan sikap Markucel itu membuat Markonah curiga. Akhirnya Markonah menyelidikinya. Setiap Markucel pulang telat, Markonah mencari tahu kepada teman-teman Markucel sesama sopir angkot.

Bak disambar petir, ternyata Markonah mengetahui bahwa Markucel sudah beristri lagi. Tentu saja, Markonah marah dan meminta suaminya pulang. Cekcok pun terjadi, hingga akhirnya Markonah tidak kuat, lantas mengajukan gugatan cerai ke kantor Pengadilan Agama (PA) Kota Malang. ”Mending cerai daripada saya dimadu,” kata Markonah usai mengurus gugatan perceraian beberapa waktu lalu. (nr1/c2/dan)