RAIH MIMPI: Chotimatul Hamidah menunjukkan bukti kelulusan kemarin.

DIAN KRISTIANA

Istiqamah atau melakukan suatu pekerjaan secara kontinu. Inilah salah satu kunci sukses Chotimatul Hamidah dalam meraih nilai 100 untuk Matematika Akuntansi pada ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

Melalui sambungan telepon, dia bercerita bahwa dirinya bukanlah termasuk siswi yang menghabiskan waktu berjam-jam untuk belajar.

Namun, gadis yang akrab disapa Ida ini punya kebiasaan belajar yang kontinu. Materi yang dia pelajari biasanya tentang latihan soal-soal. ”Tiap hari saya selalu sisihkan waktu 1 jam untuk belajar (latihan soal),” kata Ida kepada Jawa Pos Radar Batu, kemarin (15/5).

Hal ini karena alumnus SMK Islam ini juga memiliki rutinitas lain. Yaitu membantu orang tuanya, Achmad dan Pristiwati, untuk membersihkan rumah. Sebab, orang tuanya biasa berangkat pagi dan pulang sore hari untuk bekerja sebagai buruh tani serabutan.

”Sebelum berangkat sekolah, saya membantu membersihkan rumah. Tapi, kadang juga sepulang sekolah (membersihkan rumah) karena orang tua bekerja,” ucap gadis yang tinggal di Desa Punten, Kecamatan Bumiaji ini.

Namun, meski membantu orang tuanya, Ida tak pernah ketinggalan materi pelajaran di sekolah. Bahkan, dia sering mencuri start dalam mengerjakan materi pelajaran di buku paket.

Sehingga, nilai mata pelajarannya, terutama nilai pelajaran Matematikanya selalu di atas 70 tiap ada latihan soal. ”Sejak kelas I SD sering dapat nilai di atas 70,” terangnya.
Ida mengaku jatuh cinta dengan pelajaran Matematika sejak duduk di sekolah dasar (SD).

Dia lebih suka ilmu pasti dibandingkan membuat cerita atau menulis. ”Sejak SD suka main hitung-hitungan (Matematika),” ungkap gadis kelahiran 11 Februari 1999 ini.

Ke depan, Ida bakal melanjutkan pendidikannya di bangku kuliah. Hal ini tak hanya untuk mengejar impiannya menjadi akunting atau bekerja di bank, tapi juga untuk menunjukkan bahwa anak petani juga bisa kuliah.

Saat ini Ida juga mempersiapkan diri untuk mengikuti tes masuk Universitas Islam Malang (Unisma). ”Ingin kuliah di Jurusan Akuntansi Unisma,” harapnya. (*/c2/im)

Pewarta: Dian Kristiana
Penyunting: Imam N
Fotografer: Rubianto