KEPANJEN – Masyarakat dan wisatawan luar kota dimanjakan dengan beragam event dan kegiatan selama gelaran Malang Beach Festival. Sejak dibuka Sabtu lalu (11/11), deretan acara menarik dan seru bakal digelar hingga Desember mendatang. Dipusatkan di wilayah pesisir Malang selatan, rangkaian acara tersebut menjadi bagian dari perayaan HUT Ke-1257 Kabupaten Malang.

Festival yang kali pertama digelar tersebut sudah berangsung semarak akhir pekan kemarin. Ribuan warga dan wisatawan memadati area Pantai Balekambang dan Ungapan. Jika biasanya pengunjung hanya menikmati keindahan pantai, pada festival ini banyak pengunjung dan warga yang mengikuti kegiatan-kegiatan yang digelar.

Mulai lomba menggambar, vokal grup, lomba layang-layang hias, hingga fashion show busana daur ulang. Ribuan peserta juga ikut ambil bagian dalam event fun bike dengan menyusuri jalur lingkar selatan (JLS).

”Masyarakat antusias sekali. Lihat, berapa ribu orang yang berkumpul di Pantai Balekambang? Mereka bisa menikmati suguhan atraksi yang menarik,” ungkap Bupati Malang Dr H Rendra Kresna.

Atraski yang ditampilkan itu memang disesuaikan. Jadi, tidak sembarangan. Karena itu, ini bisa jadi event pantai yang paling seru dengan beragam rangkaian kegiatan. Apalagi, pelaksanaannya tidak hanya dipusatkan di satu pantai.

”Tidak hanya hari ini. Setiap weekend, masyarakat bisa menikmati banyak atraksi. Masih banyak kegiatan sampai Desember mendatang,” terangnya.

Beberapa agenda yang akan berlangsung di antaranya, lomba dayung perahu naga di Pantai Ungapan, lomba miniatur truk di Pantai Balekambang, hingga surfing di Pantai Ngantep. Ada juga lomba bola pantai, kirab budaya, hingga pemecahan rekor tari bapang yang akan digelar pada bulan Desember.

Pihaknya juga berencana menjadikan event ini sebagai kegiatan yang bakal rutin digelar setiap tahun. Tentunya, dengan suguhan dan atraksi yang lebih meriah lagi. ”Tahun depan kita gelar lagi. Masyarakat yang penasaran bisa langsung berkunjung. Jangan sampai tidak merasakan serunya,” ungkapnya.

Sebab, semakin banyak yang berkunjung, jelas dampaknya akan semakin besar. Tentunya, masyarakat tidak hanya berkunjung. Mereka juga menjadi pihak yang memasarkan event ini ke orang lain.

”Kalau mereka datang dan merasakan (keseruan beragam kegiatan), pasti bisa bercerita ke orang lain. Berarti, ini salah satu cara membantu pemerintah dalam mengenalkan potensi Kabupaten Malang,” tandasnya.

Pewarta: Hafis Iqbal
Penyunting: Achmad Yani
Copy editor: Arief Rohman
Foto: Rubianto