Data Tahunan Komnas Perempuan, baik dalam ranah rumah tangga maupun di ranah publik, ada hampir 260.000 kasus kekerasan terhadap perempuan yang dilaporkan pada tahun 2017.

Berangkat pada data tersebut, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) “Aufklarung” Komisariat Teknik Universitas Muhammadiyah Malang menggelar aksi damai pada peringatan Hari Perempuan Sedunia (International Women’s Day) bertema Kekerasan Berbasis Gender di depan kampus UMM Tlogomas Malang, Kamis (08/03).

Dalam orasinya, Moch. Afdli Fajar menegaskan bahwa IMM menolak segala bentuk eksploitasi terhadap kaum perempuan. Selain itu, IMM menuntut penghapusan praktik dan budaya diskriminasi berbasis gender di lingkungan hukum, kesehatan masyarakat, pendidikan, dan lingkungan pekerjaan.

“Berikan hak-hak normatif terhadap pekerja perempuan, dan berikan akses pemulihan terhadap korban pelecehan seksual,” tegas Afdli yang merupakan mahasiswa Teknik Elektro UMM tersebut.

Aksi yang diikuti 30-an aktivis IMM, dengan membentangkan poster yang diantaranya bertuliskan “Lawan Bersama, bangkit Perempuan”, “Berikan Akses Pemulihan Terhadap Pelecehan Seksual”, Stop Kekerasan Terhadap Perempuan”. Aksi yang dimulai dari depan perpustakaan hingga di depan gapura kampus UMM itu berlangsung damai dan berakhir pada pukul 10.55. *