Bupati Malang Dr. H. Rendra Kresna Ketua DPP Alumni Universitas Merdeka (Unmer) Malang didampingi Rektor Unmer Prof. Dr. Anwar Sanusi, SE, M.Si, dan Ketua Panitia Reuni Akbar Unmer Dwi Cahyono beserta Personel The Dance Company

MALANG KOTA – Gelaran reuni akbar perdana Universitas Merdeka (Unmer) Malang kemarin (2/12) tergolong spesial. Tidak hanya berhasil menghadirkan sekitar 3.000 alumninya yang mayoritas sudah sukses, tapi acara ini juga disemarakkan oleh grup band The Dance Company. Band papan atas yang digawangi Pongki Barata (bass), Aryo Wahab (vokalis), Baim (gitar), dan Nugie (gitar) tersebut menghibur ribuan peserta.

Saat personel The Dance Company tiba di Balai Merdeka sekitar pukul 13.00, ribuan alumni Unmer yang kala itu asyik duduk langsung bangkit lalu menyambut mereka. Termasuk Bupati Malang Rendra Kresna yang juga ikut berdiri menyaksikan penampilan The Dance Company.

”Terima kasih buat semuanya yang sudah hadir di sini (Balai Unmer). Terima kasih Universitas Merdeka. Terbukti, semua alumninya Unmer ini hits banget,” ujar Aryo mengawali pertunjukannya.

Total ada 4 lagu yang dibawakan The Dance Company. Pertunjukan dimulai dengan lagu berjudul Selamat Malam Dunia, kemudian disusul Coba Kau Bayangkan, dan lagu ketiga, Papa Rock n Roll. Penampilannya ditutup dengan lagu Happy Together.

Di sela-sela menyanyikan lagu, Aryo mengungkapkan kebahagiaannya bisa tampil menghibur alumni Unmer. Dia juga sempat melontarkan guyonan kepada para alumni Unmer. ”Bulan depan reuni lagi ya, terus nanti undang kami lagi, biar jadi reuni akbar selalu,” kata Aryo sembari tertawa.

Ketua Pelaksana Reuni Akbar Unmer 2017 Dwi Cahyono menegaskan, reuni akbar tersebut baru kali pertama digelar. Dia menghadirkan sekitar 3.000 alumni dari 40 angkatan. Yakni, angkatan 1977 hingga 2017. ”Mereka datang dari berbagai pelosok Indonesia. Mulai Aceh hingga Papua,” katanya.

Sementara itu, Bupati Malang Rendra Kresna yang juga alumni Unmer memberikan apreasiasi atas terselenggaranya reuni akbar. Menurut Rendra, Unmer merupakan salah satu perguruan tinggi (PT) yang tepat dijadikan tempat menimba ilmu. Apalagi, mayoritas alumninya sudah sukses, sehingga diyakini bisa memberi sumbangsih untuk Indonesia. ”Ada yang jadi eksekutif di pemerintahan, Polri, TNI, dosen, dan pengusaha,” ungkap alumni S-3 Unmer tersebut.

Rendra berharap para alumni  bisa menggelorakan semangat masyarakat melalui pendidikan. Salah satu caranya dengan menjadi duta-duta Unmer. ”Duta Unmer inilah yang akan membangun keharuman image Unmer,” kata ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Jawa Timur itu.

Rektor Unmer Prof Dr Anwar Sanusi SE MSi memaparkan strateginya untuk mempertahankan kualitas Unmer. Dia melakukan pembenahan di empat tahap. Pertama, pembenahan mutu lulusan. Itu dilakukan dengan memperketat seleksi calon mahasiswa baru (camaba). Kedua, pembenahan mutu riset dan pengabdian, dengan jalan memotivasi para dosen dan menerapkan budaya meneliti.

Ketiga, pembenahan tata kelola kelembagaan. Caranya dengan melakukan perubahan struktur organisasi pada fakultas yang mengalami perampingan struktur agar rentang tugasnya lebih berfokus. ”Strukturnya diubah menjadi dari dekan, wakil dekan , kemudian langsung ketua program studi,” ungkapnya.

Sedangkan pembenahan keempat adalah perluasan kerja sama dengan pihak asing. Beberapa negara yang sudah digandeng Unmer adalah Jepang , Amerika Serikat (AS), Malaysia, Korea Selatan (Korsel), dan Thailand. (nr3/c1/dan)