MALANG KOTA – Persiapan event lari terbesar The Malang Marathon 2018 kian matang. Salah satu hal paling krusial, yakni soal rute yang sudah ditetapkan panitia. Tak tanggung-tanggung, ada tiga rute sekaligus, yakni untuk kategori 5 kilometer, 10 kilometer, dan 21 kilometer.

Hal tersebut diketahui ketika panitia rapat koordinasi rute di Balai Kota Malang kemarin pagi (25/5). Sebagaimana diulas koran ini sebelumnya, di rute yang ditentukan, tetap dipastikan bakal melintasi ikon-ikon Kota Malang.

”Kalau sekarang semua rute sudah bisa dikatakan fix (pasti),” ucap Ivan David, panitia The Malang Marathon 2018, kemarin.

Dia mengaku puas terhadap tiga rute yang telah dibahas bersama pihak Polres Malang Kota, dinas perhubungan, satpol PP, race management, dan juga event organizer. ”Kami puas, rutenya tidak akan mengecewakan,” terangnya.

Dia menjelaskan, rute pada event itu akan menyuguhi para peserta dengan tempat-tempat khas Kota Malang. ”Kami memang sengaja agar rutenya menunjukkan ikon-ikon di Kota Malang,” tambah pria yang akrab disapa Ivan tersebut.

Dia menjelaskan, bangunan-bangunan khas seperti Balai Kota Malang beserta Alun-Alun Tugu, Stadion Gajayana (stadion tertua di Indonesia), Jalan Raya Ijen, Museum Brawijaya, serta beberapa kampus ternama di Kota Malang.

”Jadi, nanti akan ada rute yang memang masuk ke kampus,” imbuhnya. Hal itu merupakan hal baru pada dua kali pengujian rute sebelumnya, pihak panitia hanya menjajal Jalan Veteran dan tidak sampai masuk ke areal kampus.

”Rencananya, bakal ada penyemarak di kampus-kampus tersebut,” terangnya.

Dia beralasan, pada saat itu, peserta telah melahap separo dari perjalanan sehingga membutuhkan dorongan semangat dari para penonton.

Untuk diketahui, terdapat empat kategori lomba pada ajang marathon internasional tersebut. Yaitu, 5K nasional, 10K nasional, half marathon (21K) nasional, dan half marathon internasional. Sedangkan untuk rute half marathon internasional pilihannya ada tiga kategori tersebut.

Untuk rutenya, di setiap kategori semuanya akan start di Jalan Kertanegara Kota Malang atau sisi kiri gedung DPRD Kota Malang. Dari lokasi start, peserta belok ke kanan menuju Jalan Trunojoyo–Jalan Gatot Subroto. Lalu, peserta berbelok kanan menyeberangi Jembatan Kampung Warna-Warni Jodipan dan belok kanan masuk Jalan Aris Munandar hingga bertemu Alun-Alun Merdeka belok kiri.

Setelah berputar di alun-alun, menuju Stadion Gajayana dengan memutari stadion di jogging track. Lalu kembali ke Jalan Semeru hingga bertemu Jalan Ijen, berbelok kiri hingga lampu merah persimpangan Ijen. Peserta masuk ke Perumahan Idjen Nirwana Residence. Peserta keluar Jalan Raya Langsep, putar balik di Balai Besar Pemerintahan Kota Malang, kembali ke Jalan Raya Langsep, masuk ke Perumahan Idjen Nirwana Residence dan menyusuri Jalan Ijen hingga bertemu Jalan Bandung.

Mereka juga menyusuri Jalan Veteran hingga masuk ke Universitas Negeri Malang (UM), lalu masuk ke Universitas Brawijaya (UB). Kemudian peserta kembali lagi melewati Jalan Veteran dan finis di Jalan Kertanegara. Ini untuk rute 21 kilometer. Untuk 10 kilometer, putar baliknya ke finis ketika sampai di persimpangan Perpustakaan Umum Kota Malang, Jalan Ijen, Kota Malang. Sedangkan untuk 5 kilometer, putar baliknya setelah memutari jogging track di Jalan Gajayana, Kota Malang.

Pewarta: Gigih Mazda
Penyunting: Irham Thoriq
Copy Editor: Dwi Lindawati
Grafis: Andhi Wira