Edy Kesal Waktu Debat Singkat, Djarot Minta Maaf ke Warga Sumut

Dua paslon Cagub dan Cawagub Sumut saat Debat Kandidat Pilgub Sumut, Sabtu (5/5) malam.
(Istimewa)

RADAR MALANG ONLINE – Calon Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyempatkan diri menemui awak media usai Debat Kandidat yang digelar di Hotel Santika Dyandra Kota Medan, Sabtu (5/5) malam.

Kepada awak media Edy mengaku menyesalkan singkatnya waktu yang diberikan panitia kepada mereka untuk menjawab pertanyaan atau memberikan tanggapan.

Dalam debat tadi, masing-masing paslon hanya diberikan waktu paling banyak 90 detik untuk menjawab atau pun memberikan tanggapan.

“Gak bisa jawab, orang satu menit-satu menit gimana mau jawab. Tapi okelah. Kita bisa menyampaikan beberapa hal walaupun tidak tuntas. Itulah program yang walaupun sedikit kami sampaikan,” kata Edy didampingi wakilnya Musa Rajekshah.

Untuk mengetahui visi dan misinya secara lengkap, dia pun meminta awak media membaca buku visi dan misi ERAMAS. Dia tetap berkomitmen ingin menjadikan Sumut Bermartabat.

“Sumut yang bermartabat, itu harus punya cita-cita. Kita kembalikan marwah Sumut ini,” ujarnya sembari meninggalkan lokasi.

Sementara itu Djarot Saiful Hidayat menyampaikan permintaan maaf kepada warga Sumut jika ada kata-kata yang menyinggung saat debat. Dia pun menilai debat berjalan dengan bagus.

“Berjalan bagus yah dan berjalan lancar. Dan mohon maaf, kalau tadi yang kami sampaikan ada yang kurang berkenan di hati masyarakat Sumut,” katanya.

Dia berharap, warga Sumatera Utara bisa melakukan evaluasi pascadebat perdana. “Warga Sumut bisa mengevaluasi, bisa menilai dengan nuraninya. Siapa yang bisa bekerja cepat dalam membangun Sumut lima tahun ke depan,” tandasnya.

Dalam debat kandidat tadi, masing-masing paslon memaparkan konsep dan gagasan sesuai visi dan misinya. Mulai dari peesoalan korupsi, hingga konflik lahan menjadi bahasan dalam debat yang bertemakan Tata Pemerintahan yang Baik dan Anti Korupsi tersebut.


(pra/JPC)