WONOSARI – Dusun Sidomulyo Desa Bangelan Kecamatan Wonosari bisa disebut sebagai sentranya kambing jenis etawa di Kabupaten Malang. Predikat itu memang bisa disematkan, karena disana ada 1.000 ekor kambing yang dikembangkan warga.”Disini sudah dapat pengakuan juga dari Provinsi Jawa Timur. Kebanyakan memang jenis PE (Persilangan Etawa), karena menghasilkan susu yang bagus,” terang Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan), Sudjono.

Anda mungkin tahu bila harga susu dari kambing jenis etawa memang mahal. Melebihi harga susu sapi. Per liter susu kambing etawa bisa diharga Rp 20 ribu. Sementara susu sapi hanya berkisar di angka Rp 8 ribu dampai Rp 10 ribu per liter. Kelebihan inilah yang diharapkan bisa dimanfaatkan oleh peternak kambing etawa di Duwun Sidomulyo. ”Memang belum banyak yang menjadikan olahan susu untuk dijual. Kebanyakan masih memelihara untuk diambil dagingnya saja,” sambung Sudjono.

Nah, potensi inilah yang terus didorong Pemkab Malang. Bantuan berupa kandang komunal diberikan Disnakeswan. Sehingga peternak bisa mempelajari cara memerah susu dan mengolah kompos secara langsung. Bantuan kandang tersebut bisa menampung hingga 50 ekor kambing. ”Kandangnya kami bantu untuk kepentingan kelompok juga. Ada rumah kompos untuk pengolahan kotoran kambing, itu juga bisa dijual untuk menambah penghasilan,” terangnya.

Sementara itu, ketua kelompok karya mulya, Dadang Krisdianto mengakui bila saat ini banyak peternak yang mulai tertarik memerah susu kambing etawanya. Penyebabnya, ya karena tingginya nilai ekonomi dari susu kambing etawa itu.”Peternak kan juga butuh penghasilan bulanan, tidak hanya ketika momen lebaran haji saja. Memang belum banyak yang tertarik, namun sebagian sudah mulai memerah susu,” tambahnya.

Dalam sehari, satu indukan bisa menghasilkan 1,5 hingga 5 liter.”Kalau baru melahirkan jelas jumlanya bisa lebih banyak. Tapi rata-rata bisa sampai 3 liter, harganya kalau dari peternak Rp 10 ribu,” kata Dadang. Ia juga mengaku bakal menggencarkan sosialisasi ke anggota mereka. Sebab, dari pengamatannya, permintaan susu kambing etawa juga banyak. Selain dikonsumsi warga, beberapa juga dipakai perusahaan. Dibuat sebagai bahan kefir, yoghurt, dan susu murni kemasan. ”Yang terbaru itu kami membuat kefir, karena itu peminatnya banyak. Sebab ada ada manfaat untuk kesehatan juga,” tutupnya.

Pewarta: Hafis Iqbal
Penyunting: Bayu Mulya
Foto: Hafis Iqbal