KOTA BATU – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batu membentengi para pekerja swasta yang dianggap rentan menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Pekerja yang rentan terjerat barang haram tersebut seperti pekerja di tempat hiburan malam, tempat wisata, sopir angkot hingga ojek.

Upaya membentengi itu ditempuh dengan menggelar sosialiasi bertema ”Diseminasi Informasi P4GN” (pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba) yang bertempat di Hotel Mentari, Jalan Ir. Soekarno, kemarin (17/5).

”Para pekerja harus awas terhadap peredaran narkoba di lingkungannya. Terlebih, khusus bagi mereka yang kerja di dunia malam dan tempat penjagaan vila. Jangan cuek terhadap orang yang menyewa. Jangan sampai di sana dijadikan pesta narkoba,” kata Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Batu Kompol Edi Hari Kartika saat memberikan sosialisasi.

Edi melanjutkan, pekerja malam, khususnya perempuan, juga harus selalu waspada. ”Karena terlalu asyik, terus tidak sadar telah disisipi narkoba. Tentu kita semua tidak mengharapkan itu,” paparnya.

Sementara itu, bagi sopir angkot serta ojek, sudah sepatutnya narkoba harus dihindari, karena mereka bertanggung jawab atas nyawa pelanggannya. Sebab, narkoba bisa menganggu konsentrasi saat mengemudi.

Tak ketinggalan pula bagi pekerja wisata. Edi mengingatkan, orang-orang yang bekerja di bidang tersebut juga harus menghindari narkoba. Edi menegaskan kalau Kota Batu merupakan destinasi wisata. Kalau sampai terlibat jadi pengguna narkoba, efeknya bisa merembet ke banyak pihak. Yang terburuk, wisatawan bisa saja enggan berkunjung lagi ke Kota Batu.

Edi menambahkan, tujuan mengadakan sosialisasi ini untuk melindungi pekerja dari peredaran gelap narkoba. Selain itu, hal itu dilakukan untuk mencegah supaya para pekerja tersebut tidak sampai jadi sasaran penyalahgunaan narkoba. Dengan demikian, tidak ada lagi korban baru.

”Membangun lingkungan kerja yang bebas dari narkoba. Bisa sehat dan profesional,” imbuhnya.

Sementara itu, Saiful Anwar, salah satu peserta, menyatakan kegiatan tersebut cukup menarik. Dia menilai, penjelasan yang disampaikan cukup gamblang. ”Kita bisa mengetahui bahaya narkoba dan efek sampinya, serta mengetahui ciri-ciri pengguna narkoba. Seperti sangat emosional dan sering bermalas-malasan,” imbuhnya. (zuk/c1/yak)