KABUPATEN MALANG – Seberapa pentingkah perilaku hidup bersih bagi warga? Jawabnya sangat penting. Saking urgent-nya, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang menerjunkan langsung duta sanitasi untuk menyapa warga.

Ya, selama dua hari program Bina Desa di Desa Kucur, Kecamatan Dau, Selasa-Rabu (10-11 Juli) kemarin, pasangan Duta Sanitasi Kabupaten Malang Bayu Hendriansah-Belinda Amanda melakukan safari ke rumah-rumah warga. Terutama mereka yang sanitasinya masih jauh dari memadai.

”Kalau yang sosialisasi duta sanitasi, rasanya pasti beda. Mereka masih muda, pendekatan yang dilakukan akan lebih mengena,” ujar Kepala DPKPCK Kabupaten Malang Dr Wahyu Hidayat.

Bina desa di Kucur ini, lanjut dia, adalah program pertama bagi duta sanitasi terjun langsung ke lapangan. Secara kontinyu, mereka akan menyokong program 100-0-100 (100 persen air bersih-0 persen kawasan kumuh-100 persen ketersediaan sanitasi). Apalagi, program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang dimulai 2014 itu targetnya tercapai di 2019 mendatang.

”Di Kabupaten Malang, masih banyak warga yang sanitasinya belum terpenuhi. Dengan sosialisasi yang intens, harapannya tahun depan Kabupaten Malang benar-benar mencapai 100-0-100,” terangnya.

Pewarta: Neni Fitrin
Penyunting: Kholid Amrullah
Fotografer: Neni Fitrin