Putri Pratama punya alasan mengapa lebih suka menjadi hair stylist di barbershop ketimbang salon khusus perempuan. Dia beralasan, laki-laki itu lebih simpel.

”Untuk model, pada dasarnya hampir sama semua. Bedanya, mungkin hanya tebal tipisnya saja,” ujar Putri Pratama yang menjadi hair stylist di Pullman Executive Barbershop sejak dua tahun yang lalu itu.

Ini berbeda dengan potongan rambut kaum perempuan yang lebih bervariasi. Mulai dari potongan rambut lurus, bergelombang, sampai keriting.

Putri mengungkapkan, keterampilannya menata rambut diperoleh dari tempat kursus. ”Aku ikut kursus di Johnny Andrean selama delapan bulan,” ujar dia.

Setelah lulus kursus itu, dia mendapatkan informasi kalau Pullman Executive Barbershop membuka lowongan pekerjaan. ”Ya sudah, aku lamar saja. Niatku, ingin memperdalam lagi. Aku juga sudah punya pengalaman pangkas rambut cowok maupun cewek,” kata dia.

Meski sudah memiliki keterampilan dan pengalaman yang cukup sebagai hair stylist, Putri mengaku terkadang masih grogi saat melayani pelanggannya. ”Rasa grogi itu ada. Soalnya, ini kan yang dipotong cowok. Jadi, grogi gitu,” ujar dia.

Selain melayani pelanggan yang datang ke Pullman Barbershop, Putri juga biasa melayani di rumah pelanggannya. ”Sering itu dapat telepon, lalu datang ke rumah customer,” pungkas dia.

Pewarta: NR6
Penyunting: Indra Mufarendra
Copy Editor: Arief Rohman
Foto: Bayu Eka