Riche Rizky Partiwi sudah dua tahun ini menjadi hair stylist di Rabel.

Riche Rizky Partiwi punya alasan kenapa lebih memilih menjadi hair stylist untuk kaum laki-laki. ”Saya lebih suka menjadi hair stylis pria karena cukup simpel (gaya potongan rambutnya),” kata Tiwi, sapaan akrabnya.

Sudah dua tahun ini Tiwi menjadi hair stylist di Rabel. Selama itu, banyak pengalaman yang dia dapatkan.

”Setiap hari, saya melayani 30 orang. Jadi, kalau sebulan bisa sampai 900 orang. Kadang ada pelanggan yang ingin dipotong model A, tapi hasilnya tidak sesuai. Soalnya, karakter rambutnya memang berbeda. Ya, dia marah dan ngamuk,” ujar perempuan asal Kecamatan Sukun ini.

Sama seperti Niken, Tiwi juga ingin membuka bisnis sendiri. ”Saya sering mengikuti seminar atau workshop dari brand seperti Makarizo. Setelah ilmu yang diperoleh sudah cukup, saya berencana membuka barbershop sendiri,” pungkasnya.

Pewarta: NR5
Penyunting: Indra Mufarendra
Copy Editor: Arief Rohman
Foto: Darmono