Ribuan peserta The Malang Marathon 2018 berlari cepat dari garis start, Jalan Kertanegara, kemarin (29/7).

MALANG KOTA – Gelaran The Malang Marathon (TMM) 2018 pada Minggu lalu (29/7) memperoleh simpati dari banyak pihak. Tak terkecuali pihak dalam negeri maupun luar negeri. Karena itulah, banyak pihak yang merekomendasikan agar TMM digelar kembali pada 2019.

Rekomendasi ini muncul dari banyak kalangan, mulai pencinta olahraga lari hingga pejabat. Untuk pejabat misalnya, mulai dari Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang Eddy Wahyono, Plt Wali Kota Malang Sutiaji, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Nurul Yakin, dan sejumlah pejabat lainnya yang ikut serta di acara tersebut merekomendasikan agar TMM dihelat lagi tahun depan.

Sementara itu, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Nurul Yakin yang juga pembina Komunitas Lari Malang Raya (Kolamara) menyatakan, perhelatan TMM 2018 menuai sukses besar. ”Bukan hanya peserta lari di acara ini yang merasa senang, tapi juga masyarakat, terutama pelaku wisata yang menuai manfaat dari acara ini secara tidak langsung. Jadi, layak untuk dihelat lagi tahun depan,” kata Nurul Yakin kemarin (31/7).

Dia mengakui, masih ada sejumlah catatan yang harus panitia lakukan agar acara tersebut benar-benar tanpa ada catatan. Misalnya, dampak kemacetan yang ditimbulkan. Nurul meminta maaf sebesar-besarnya kepada para pengguna jalan yang Minggu pagi lalu (29/7) sempat terjebak kemacetan akibat penutupan sementara guna dilintasi para pelari.

Dia menyatakan, jauh-jauh hari panitia sudah menyosialisasikan perihal penutupan jalan ini kepada para pengendara. Caranya, selain melalui pemberitaan di media massa, juga pemasangan tulisan pengumuman yang diletakkan di sejumlah ruas jalan yang menjadi perlintasan para pelari.

Terkait kesuksesan tersebut, panitia mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan semua pihak, baik itu personal maupun lembaga. ”Tanpa dukungan pihak-pihak tersebut, event ini tak akan terlaksana dengan maksimal,” kata ketua panitia Paulus Oliver Yoesoef kepada Jawa Pos Radar Malang.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Malang Eddy Wahyono juga mengapresiasi acara ini. Dia berharap, event tersebut menjadi event tahunan di Kota Malang. ”Kalau sudah menjadi event tahunan kan bisa menarik wisatawan untuk berkunjung ke Kota Malang,” ujarnya.

Eddy juga menyampaikan bahwa event seperti ini bisa menjadi wadah untuk berkumpulnya semua atlet. Mulai dari atlet nasional hingga internasional. ”Kalau hubungan sesama atlet sudah kuat, kan bisa saling memberi semangat,” ujarnya.

Di sisi lain, KONI Kota Malang sendiri sebenarnya juga memiliki event yang sama. Salah satunya event Beautiful Malang Run yang berlangsung tahun lalu. Selama ini sudah berjalan dua tahun secara nasional. Namun, untuk tahun ini KONI Kota Malang tidak melaksanakan event tersebut karena anggaran difokuskan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur. ”Saya sangat senang Kolamara bisa mengisi kekosongan event ini,” pungkasnya.

Pewarta: Moh Badar
Editor: Dwi Lindawati
Penyunting: Irham Thoriq, Mardi Sampurno