“Dan tentu bagi pemain ke-12 kami, yaitu suporter Bali United, kalian adalah para suporter terbaik di Indonesia. Yang setia menemani Bali United tanpa menciptakan kekacauan sedikit pun,” tutur Widodo. 

Sementara itu, sang kapten, Fadhil Sausu mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada suporter Semeton Dewata yang sudah dengan setia mendampingi Bali United selama satu musim. “Yang pasti kemenangan ini kita persembahkan bagi masyarakat Bali,” tuturnya.

Hal yang sama pula diutarakan oleh Irfan Bachdim. Ia mengaku sangat bangga dengan tim Bali United. “Dan tahun depan saya masih di Bali United. Terimakaih banyak kepada seluruh suporter dan kepada Bali United,” tutupnya.

Sementara itu, tiga gol Bali United masing-masing dicetak Marcos Flores di menit ke-22 dan dua gol lainnya tercipta dari kaki Sylvano Convalius di menit ke-48 dan 86 sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Liga Indonesia dengan total 37 gol. 

Tiga gol tuan rumah sendiri dihasilkan tidak lepas dari kerja keras para pemain Bali United yang menyerang sejak awal pertandingan. Lini depan yang diisi Sylvano Comvalius, Irfan Bachdim, dan Stefano Lilipaly, gencar membongkar pertahanan tim tamu yang dijaga Fitrul Dwi Rustapa. Hingga pada akhirnya, di memit ke-22, kerja keras antar lini dari para pasukan Serdadu Tridatu ini mampu memecahkan kebuntuhannya. Gol pembuka tercipta dari tendangan keras Marcos Flores dari luar area kotak pinalti yang tak mampu dihalau oleh Fitrul Dwi Rustapa. Skor sementara masih 1-0 bagi Bali United. 

Tim tamu yang terus berada di bawah tekanan Bali United, sesekali mendapat peluang untuk mengimbangi skor, namun belum bisa membongkar pertahan apik yang dijaga ketat Agus Nova dkk. Pada akhir babak pertama, menit ke-43, sang top skor nyaris memperbesar keunggulan lewat tendangan tendangan lambungnya, namun masih bisa ditepis oleh kiper. Hingga usai babak pertama, skor 1-0 tidak berubah.

Pada babak kedua, Bali United tampil semakin percaya diri. Dan tidak butuh waktu lama, sang top skor, Sylvano Comvalius mulai membuktikan kehebatannya untuk menambah gol pada menit ke-48. Memanfaatkan kemelut yang yang terjadi di lini pertahanan lawan, pemain bernomor punggung 99 ini melesatkan tendangannya untuk membobol gawang Persegres Gresik. Skor berubah menjadi 2-0 bagi Bali United.

Pasukan Serdadu Tridatu semakin ‘garang’ untuk terus menggencarkan serangan. Di menit ke-53, hadiah pinalti didapat Bali United, namun sayang, tendangan Nick Van Der Velden sebagai sang eksekutor  bisa di tepis oleh kiper. Namun, kegagalan itu tidak menyurutkan semangat Fadhil Sausu dkk. Diturunkannya Miftahul Hamdi dan Hasim Kipuw menjadi amunisi baru bagi tim. Hingga gol pun tercipta di menit ke-86 lewat tendangan keras Sylvano Comvalius, asist dari M. Taufiq . Striker berjenggot pirang ini menambah koleksi golnya yang ke-37 hingga mengakhiri pertandingan dengan skor 3-0 bagi Bali United. 

(bx/vir/bay/yes/JPR)