MALANG KOTA – Adu kreatif antar-siswa tersaji di SMAN 5 Kota Malang. Para siswa berkompetisi untuk merayakan HUT (hari ulang tahun) ke-52 sekolah di Jalan Tanimbar 24 tersebut.

Puncak HUT SMAN 5 sendiri berlangsung Rabu (13/9) kemarin yang digelar dengan acara jalan sehat dan pentas seni. Namanya saja adu kreatif, masing-masing kelas yang mengikuti jalan sehat harus mendandani pesertanya sekreatif-kreatifnya. Jadi, para siswa beradu kreatif membuat kostum dari bahan bekas.

Selain jalan sehat, ada atraksi reog kolaborasi Sentra Penta dan Gema Swara Dhamysoga serta  fashion show kostum 3R (reduce, reuse, dan recycle). Smala –sebutan SMAN 5– juga mengadakan pemilihan putra-putri adiwiyata dan lomba cerpen kreatif yang akan dibukukan nanti.

Civitas akademika SMAN 5 tidak merayakan sendiri HUT tersebut. Mereka mengundang Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra Zubaidah MM, para komite sekolah, beberapa kepala sekolah periode sebelumnya, alumni, dan wali siswa.

Kepala SMAN 5 Kota Malang Anis Isrofin MPd berharap Smala tetap mampu mencetak siswa-siswi yang berkarakter di usia 52 tahun ini. Dia juga ingin mewujudkan tema yang diambil dalam HUT kali ini, yakni membangun kebersamaan, kreatif, berkarya, dan berkarakter untuk masa depan yang lebih baik. ”Sebagai sekolah rujukan, di umur 52 tahun ini, kami sangat bersyukur karena banyak siswa kami yang lolos di kampus-kampus favorit, baik dalam maupun luar negeri,” ujar dia.

Anis juga mengungkapkan, karena Smala adalah sekolah adiwiyata, HUT ini mengacu pada konsep 3R, yaitu reduce, reuse, dan recycle. Konsep tersebut terlihat dalam kreativitas siswa yang membuat kostum dengan menggunakan bahan-bahan bekas seperti koran, plastik bekas deterjen, dan sedotan. ”Lulusan Smala harus menjadi orang-orang yang kreatif dan berkarakter,” tandasnya. (bin/yn)