MALANG KOTA – Satuan polisi lalu lintas (satlantas) Polres Malang mengungkap banyaknya pengendara yang melanggar. Selama 12 hari Operasi Zebra, petugas mencatat ada 5.089 pelanggaran.

Jumlah tersebut bisa bertambah. Sebab, Operasi Zebra baru berakhir besok (14/11). ”Angka pelanggarannya melebihi capaian Operasi Zebra pada 2016,” ujar Kasatlantas Polres Malang Kota AKP Ady Nugroho kemarin (12/11).

Jika dirata-rata, berarti setiap hari timnya mencatat 424 pelanggaran. ”Target kami mengentaskan pelanggaran di jalan. Salah satunya dengan penindakan agar pelanggar jera,” tegasnya.

Dari hasil operasi tersebut, Satlantas mengamankan barang bukti sebanyak 3.354 surat tanda nomor kendaraan (STNK). Mereka yang ditahan STNK-nya karena tidak mempunyai surat izin mengemudi (SIM).

Ady memaparkan, pelanggaran didominasi kendaraan roda dua. Yakni, sebanyak 4.731 pengendara. Sementara kendaraan roda empat tercatat sebanyak 337 mobil dan 21 truk. Rata-rata bermasalah dengan kelengkapan surat-suratnya. Misalnya, mempunyai SIM, tapi tidak bisa menunjukkan STNK. Demikian juga sebaliknya, membawa STNK tapi belum mengurus SIM.

Ady memperkirakan, hingga operasi berakhir besok (14/11) pihaknya bisa menindak 6.000 pelanggaran. ”Prediksi kami ya bertambah. Karena operasi ini akan kami lakukan terus hingga hari terakhir,” pungkasnya. (jaf/c3/dan)